Siapalah aku
pada senja yang merah ini
aku tidak mahu lagi berbicara
tentang sisa kenangan lalu
yang merobek hati luka berdarah
Siapalah aku
pada malam yang dingin ini
merenung ke dalam diri
sedar diriku yang kerdil dan hina
lalu kuhadapkan wajahku kepadaNya
agar aku diampuni
Sesekali pada subuh yang hening ini
kusedari siapalah aku
kalau hanya seorang hamba
hidup mati ditentukan Nya
punya kehidupan tapi hanya sementara.
No comments:
Post a Comment